“AKU DAN AIR
MATA”
Air mata oh air mata...........
Apa yang membuatmu mengalir begitu
deras
Bagaikan bom waktu yang meledak tak
terkendali
Air mata.........
Engkau begitu identik dengan wanita
Engkau menjadi pilihan utama
Dalam mengungkapkan rasa
Ya.....
Air mata seolah jalan keluar yang
paling manjur
Dalam menyelesaikan masalah
Setelah mengeluarkan air mata
Perasaan wanita menjadi lebih tenang
Walaupun sebenarnya masalah tak lantas
menghilang seiring habisnya air mata
Air mata tak membantu apa-apa
Masalah tetap ada
Dan harus diselesaikan dengan segera
Air mata oh air mata...........
Apa yang membuatmu mengalir begitu
deras
Hingga aku tak mampu membendungmu
Inikah bom waktu itu???
Air mata oh air mata............
Aku tak pernah menangis hingga tersedu
sedan seperti ini
Kesedihan apakah yang kurasa?
Bahkan, tuk mengungkapkannya di atas
kertas putih ini pun aku tak mampu
Adakah aku kecewa?
Ataukah menderita?
Begitu beratkah beban yang kurasa?
Hingga jawabnya tak sanggup kuurai
juga.............
Mungkin inilah karakterku yang
sesungguhnya
Tak bisa membagi rasa
Meski hanya dengan selembar kertas
putih yang tak bernoda
Begitu egoiskah aku???
Bila tak ingin berbagi dukaku
Biar kusimpan dalam lubuk yang
terdalam
Segenap rasa yang menggelayut di
dalam dada
Biarkan air mata menghapusnya secara
perlahan
Cukup aku dan air mata
Tak perlu yang lain
Hingga mata terpejam dan air mata tak
lagi mengalir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar