Cari Blog Ini

Kamis, 24 Mei 2012

RINDU

Setahun telah berlalu namun bayangmu selalu ada di pelupuk mataku..... Jika rindu menggugah,, haruskah kuhapus bayangmu?? setelah kucoba bertahan dalam kesunyian,,,, ternyata rindu itu tak jua sirna...... bahkan makin terasa dan teraniaya.... kucoba lepaskan dan pasrahkan kepada yang Mahakuasa... Rindu itu sedikit terobati....

Jumat, 13 April 2012

URGENSI TARBIYAH BAGI AKHWAT MUSLIMAH


Tarbiyah adalah aktivitas yang berorientasi kepada perubahan, yaitu menuju perbaikan yang disaertai dengan penahapan dalam langkah. Dr. Ali Abdul Halim Mahmud mengemukakan, “tarbiyah adalah cara ideal dalam berinteraksi dengan fitrah manusia, baik secara langsung atau tidak langsung, untuk memeroses perubahan dalam diri manusia menuju kondisi yang lebih baik.” 
Penanaman dan Pemeliharaan Iman Menghajatkan Kerja yang Serius
Tarbiyah menawarkan silabus yang membuat peserta didik berada dalam suasana kesungguhan, bukan semata hiburan. Tarbiyah membawa masyarakat berada dalam suasana kedisiplinan dalam melakukan penjagaan diri, bukan semata-mata bentuk “mengisi waktu luang”.
Dengan proses tarbiyah itulah, sentuhan pembinaan keislaman akan bersifat sangat personal, ada perhatian, ada pengarahan, ada optimalisasi potensi diri, ada evaluasi atas proses dan hasil. Keseluruhan perangkat dalam tarbiyah akan mengantarkan seseorang berada dalam suasana keterjagaan, saling memberikan pengaruh positif dan menguatkan dalam berbagai potensi kebaikan.
Amal Islami Menuntut Kerja Sama Antar Personel Dakwah
Amal Islam memerlukan ta’awun atau tolong menolong dalam aplikasinya (QS. Al Maidah: 2). Untuk membentuk kebersamaan yang memungkinkan adanya proses ta’awun dalam kebaikan, diperlukanlah tarbiyah. Pentingnya tarbiyah bagi akhwat muslimah, agar terbentuk kebersamaan di antara muslimah dalam menunaikan amal Islami di berbagai bidang. Tarbiyah telah menyatukan visi dan misi para pelaku dakwah, sehingga mereka bekerja dalam suatu tatanan dan struktur yang rapi dan solid untuk saling membantu dan menguatkan dalam kebaika dan takwa.
Penyiapan Akhwat Muslimah adalah Darurat dan Bagian dari Tuntutan Zaman
Arus sekulerisme, upaya eksploitasi wanita yang semakin menjadi, dan gencarnya upaya-upaya lain – dari berbagai kalangan yang menghendaki liberalisasi – yang hanya menjauhkan muslimah dari Islam membutuhkan sebuah pembelaan.
Di sinilah pentingnya tarbiyah bagi akhwat  muslimah, melakukan pembelaan terhadap kemurnian ajaran syariat Islam. Para akhwat harus dipersiapkan dengan kegiatan tarbiyah yang terprogram, untuk menjadikan mereka pelaku dakwah, pelaku pembangunan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan. Para akhwat muslimah dicetak menjadi anasir gerakan pembaharuan moralitas bangsa, yang dengan kesadaran aktif melakukan tindakan perbaikan di tengah-tengah masyarakat. Tarbiyah berperan penting dalam upaya  menyiapkan akhwat muslimah sebagai pelaku ishlah (reformasi).
Mempersiapkan Generasi Mendatang yang Shalih Mengharuskan Penyiapan Ibu yang Shalihah
Proses pewarisan nilai kepada generasi baru, senantiasa memerlukan keshalihan pelakunya. Artinya, untuk melahirkan sebuah generasi unggul dan berkualitas, memerlukan sosok ibu yang berkualitas pula. Ibu yang mengandung dan melahirkan adalah pihak yang secara emosional sangat dekat dengan anak-anak.
Peran tarbiyah sangat penting untuk mempersiapkan para ibu agar memahami kewajiban dan tanggung jawabnya terhadap masa depan bangsa, lewat pendidikan generasi. Dalam hal ini, muslimah disiapkan tidak hanya menjadi sosok yang hangat dan penuh kasih sayang kepada anak-anak tetapi juga bisa menjadi pendidik generasi yang berkualitas.
Akhwat Muslimah adalah Unsur Pokok Bagi Pembangunan Masyarakat yang Sehat
Para wanita bukanlah suplemen atau pelengkap dalam perbaikan masyarakat. Mereka adalah pelaku aktif sebagaimana pria bertindak sebagai subyek pembangunan. Karena keduanya merupakan unsur asasi dalam perbaikan, maka tarbiyah islamiyah juga harus dilakukan kepada keduanya. QS. At Taubah: 71. Artinya, tidak cukup hanya menarbiyah kaum laki-laki saja untuk melakukan perbaikan masyarakat. Kaum muslimah juga harus dipersiapkan menjadi pelaku perbaikan masyarakat dengan proses tarbiyah islamiyah.
Fitrah Perempuan Harus Diberdayakan untuk Menjadi Salah Satu Pondasi Kehidupan
Tarbiyah Islam telah mengangkat derajat kaum wanita muslimah dalam kapasitas sebagai subyek yang mandiri, memiliki kesadaran aktif dan potensi yang penuh untuk melakukan perbaikan diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Selasa, 31 Januari 2012

“AKU DAN AIR MATA”


“AKU DAN AIR MATA”

Air mata oh air mata...........
Apa yang membuatmu mengalir begitu deras
Bagaikan bom waktu yang meledak tak terkendali

Air mata.........
Engkau begitu identik dengan wanita
Engkau menjadi pilihan utama
Dalam mengungkapkan rasa

Ya.....
Air mata seolah jalan keluar yang paling manjur
Dalam menyelesaikan masalah
Setelah mengeluarkan air mata
Perasaan wanita menjadi lebih tenang
Walaupun sebenarnya masalah tak lantas menghilang seiring habisnya air mata

Air mata tak membantu apa-apa
Masalah tetap ada
Dan harus diselesaikan dengan segera

Air mata oh air mata...........
Apa yang membuatmu mengalir begitu deras
Hingga aku tak mampu membendungmu
Inikah bom waktu itu???

Air mata oh air mata............
Aku tak pernah menangis hingga tersedu sedan seperti ini
Kesedihan apakah yang kurasa?
Bahkan, tuk mengungkapkannya di atas kertas putih ini pun aku tak mampu

Adakah aku kecewa?
Ataukah menderita?
Begitu beratkah beban yang kurasa?
Hingga jawabnya tak sanggup kuurai juga.............

Mungkin inilah karakterku yang sesungguhnya
Tak bisa membagi rasa
Meski hanya dengan selembar kertas putih yang tak bernoda

Begitu egoiskah aku???
Bila tak ingin berbagi dukaku
Biar kusimpan dalam lubuk yang terdalam
Segenap rasa yang menggelayut di dalam dada
Biarkan air mata menghapusnya secara perlahan

Cukup aku dan air mata
Tak perlu yang lain
Hingga mata terpejam dan air mata tak lagi mengalir

                                       

HIJRAH

Allah Swt. berfirman yang artinya, "Barangsiapa berhijrah di jalan Allah niscaya mereka mendapati bumi ini tempat hijrah yang luas dan rizki yang banyak" (QS. Annisa: 100)


Jangan pernah takut untuk berhijrah karena janji Allah adalah pasti. Bumi yang luas dan rizki yang melimpah dijanjikan oleh Allah untuk hamba-hamba-Nya yang berhijrah ke arah yang lebih baik. "sebaik-baik manusia adalah yang memberikan manfaat kepadaorang lain". So, hari ini harus lebih baik dari kemarin....

Salam emangat!!!